Kuliah Umum “Transformasi TNI dalam OMSP dan Kontribusi Indonesia pada Operasi Pemeliharaan Perdamaian Dunia”

Program Studi Hubungan Internasional (HI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), menyelenggarakan Kuliah Umum, belum lama ini di Ruang F114 UKSW. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa Prodi HI. 

Menghadirkan narasumber Danrem 073/Makutarama Kol. Arm. Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han., yang telah berpengalaman di bidangnya, menjadikan mahasiswa memperoleh insight yang kaya berkaitan dengan tema Kuliah Umum yang diusung yaitu “Transformasi TNI dalam OMSP dan Kontribusi Indonesia Pada Operasi Pemeliharaan Perdamaian Dunia.”

Kuliah Umum ini diselenggarakan sebagai upaya memperluas pengetahuan dan wawasan yang diperoleh secara langsung serta relevan oleh mahasiswa Prodi HI. Dimoderatori oleh Dosen HI, Indra Wisnu Wibisono, M.Han., materi disampaikan melalui paparan visual yang menampilkan pengalaman langsung narasumber dalam misi perdamaian. Materi yang dibagikan memiliki relevansi dengan materi-materi mata kuliah Prodi HI, tentang Konflik dan Perdamaian, Studi Kawasan, Hak Asasi Manusia, Geopolitik dan Geostrategis.

Tema materi Kuliah Umum tersebut menjadi penting dibahas di lingkungan akademik karena dapat membantu mahasiswa untuk menghubungkan teori HI seperti keamanan kolektif, diplomasi pertahanan, dan peran middle power dengan praktik nyata kebijakan Indonesia di tingkat global. Perhatian utama dalam diskusi adalah bagaimana peran TNI dalam OMSP dan misi perdamaian PBB. Diskusi ini menekankan kontribusi pasukan perdamaian Indonesia sesuai dengan pembukaan UUD 1945 Alinea 4 dalam dinamika konflik internasional yang merupakan salah satu fokus utama dalam kajian Prodi HI, juga mengenai penambahan tugas dan kewenangan TNI dalam revisi UU TNI Tahun 2025.

“Selain itu pada politik dalam negeri kita juga sedang menjalankan revisi undang-undang TNI tahun 2025 serta kebijakan luar negeri Presiden Prabowo sekarang juga sangat mengedepankan pendekatan diplomasi pertahanan dalam politik internasional terbukti lewat pidato kenegaraan yang banyak beliau sampaikan di forum-forum internasional.” jelas Indra Wisnu Wibisono.

Kuliah Umum Transformasi TNI dan Operasi Perdamaian Dunia UKSW
Kuliah Umum Transformasi TNI dan Operasi Perdamaian Dunia UKSW

Pertanyaan mahasiswa mencerminkan ketertarikan terhadap efektivitas, tantangan dan hambatan operasi perdamaian, keterbatasan mandat PBB, serta posisi Indonesia dalam arsitektur keamanan global. Mahasiswa juga mengkritisi tugas TNI perihal permasalahan separatisme yang terjadi di Indonesia. Sebagai moderator, Indra Wisnu Wibisono memastikan diskusi tetap berjalan secara analitis serta empiris dalam kerangka HI, mahasiswa diarahkan untuk memahami bahwa peran militer dalam HI tidak hanya berkaitan dengan penggunaan kekuatan, tetapi juga keterkaitannya dengan diplomasi, kemanusiaan, sesuai dengan ciri khas Prodi HI UKSW yaitu humanitarian diplomasi, dimana dalam OMSP TNI memiliki tugas sebagai aktor-aktor humanitarian.

Pada Kuliah Umum tersebut juga dilakukan penandatanganan Implementation Agreement (IA). Dekan FISKOM Dr. Sri Suwartiningsih menyatakan bahwa kerja sama yang terjalin membuka kesempatan bagi kelancaran proses pembelajaran praktik kedepannya, “IA menjadi strategi untuk dapat terus melakukan kegiatan dengan korem dalam hal mahasiswa magang, TA dan juga melakukan kuliah umum untuk memperoleh informasi dari para pelaku TNI dalam kegiatan selain perang.” jawab Dr. Sri Suwartiningsih selaku Dekan FISKOM.

FISKOM berkomitmen meluluskan Sarjana berjiwa kreatif dan cerdas dalam menciptakan peluang dan inovatif, sehingga keterpaduan akademisi dan praktisi menjadi penting untuk dipadukan di dalam kampus maupun sebaliknya. “Untuk itu praktik di luar kampus perlu untuk ditransformasikan kepada mahasiswa sebelum mereka menyandang Sarjana, agar setelah menyandang Sarjana memang tinggi ilmu dan memiliki karakter yang siap membangun dan berdaya guna.” tambahnya.

Kuliah Umum dan penandatanganan IA menjadi salah satu bentuk pemenuhan semangat Sustainable Development Goals (SDGs) diantaranya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 16 (Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Sejalan juga dengan ASTA CITA Presiden dan Wakil Presiden Indonesia nomor 2 dan 4 yaitu “Penguatan Pertahanan dan Keamanan Nasional” dan “Pengembangan SDM dan Kesetaraan Gender”.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 37 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.  Salam Satu Hati UKSW! (Int_TimKomblik/foto:FISKOM)

Kuliah Umum Transformasi TNI dan Operasi Perdamaian Dunia UKSW
Kuliah Umum Transformasi TNI dan Operasi Perdamaian Dunia UKSW
Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp