Dies Natalis ke-27 Fakultas Psikologi UKSW: Dari Refleksi ke Proyeksi, Membangun Masa Depan dengan Empati

Belum lama ini, Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) memperingati Dies Natalis ke-27 dalam rangkaian Ibadah Senin Universitas yang digelar di Balairung UKSW. Mengusung tema “Dari Refleksi ke Proyeksi Menuju Psikologi Lintas Budaya Berkarakter ‘EMPATI’”, perayaan tersebut mengajak seluruh civitas academica untuk tidak sekadar merefleksikan perjalanan Fakultas Psikologi selama 27 tahun, tetapi juga menatap masa depan dengan semangat kolaborasi, kepedulian, dan empati.

Setiap perjalanan besar selalu diawali dengan langkah kecil. Pesan itulah yang menjadi benang merah perjalanan 27 tahun Fakultas Psikologi UKSW. Berlandaskan tagline “Everyone Matters“, fakultas ini terus bertumbuh dengan keyakinan bahwa setiap pribadi berharga, setiap suara layak didengar, dan setiap kehidupan memiliki makna. Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Psikologi UKSW berkomitmen menghadirkan ilmu psikologi yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan empati serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Psikologi UKSW Dr. Sri Aryanti Kristianingsih, M.Si., M.H., Psikolog, mengungkapkan rasa syukur atas penyertaan Tuhan yang telah menyertai perjalanan Fakultas Psikologi sejak berdiri hingga genap berusia 27 tahun pada 23 Juni lalu. Menurutnya, perjalanan tersebut diwarnai berbagai pencapaian dan tantangan yang menjadi bagian dari proses pendewasaan fakultas.

“Selama 27 tahun ada banyak pencapaian dan tantangan yang kami hadapi. Kami percaya semua itu terjadi karena penyertaan Tuhan, dan kami juga percaya Tuhan akan terus bersama kami dalam menciptakan masa depan Fakultas Psikologi,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa tema Dies Natalis tahun ini selaras dengan tema ibadah, yaitu “Bersama Tuhan Mencipta Masa Depan dengan Empati.” Menurutnya, kedua tema tersebut memiliki pesan yang sama, yakni membangun masa depan Fakultas Psikologi bersama Tuhan dengan menjadikan empati sebagai karakter utama dalam setiap aspek pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pelayanan.

Lebih lanjut, Dr. Sri Aryanti menjelaskan bahwa visi Psikologi Lintas Budaya menjadi arah pengembangan Fakultas Psikologi dalam menjawab tantangan masyarakat yang semakin beragam. Melalui visi tersebut, fakultas berkomitmen membentuk insan yang menjunjung tinggi martabat manusia, berpikir mandiri, terus bertumbuh secara progresif, adaptif terhadap perubahan, menghargai keberagaman, serta berlandaskan nilai-nilai ilmiah.

Menurutnya, komitmen tersebut juga tercermin melalui tagline “Everyone Matters” yang menjadi identitas Fakultas Psikologi UKSW. Tagline ini menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki nilai, setiap kontribusi berarti, dan ilmu psikologi akan semakin berdampak ketika dijalankan dengan empati.

Dies Natalis ke-27 Fakultas Psikologi UKSW: Dari Refleksi ke Proyeksi, Membangun Masa Depan dengan Empati

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan UKSW, Priyo Hari Adi, S.E., M.Si., Ph.D., mengajak seluruh civitas academica untuk menjadikan refleksi perjalanan Fakultas Psikologi selama 27 tahun sebagai pijakan dalam membangun masa depan yang lebih baik melalui penerapan nilai empati dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, refleksi yang bermakna tidak berhenti pada diri sendiri, melainkan mendorong setiap insan untuk memahami kebutuhan serta pergumulan orang lain.

“Refleksi yang baik adalah ketika kita merefleksi diri, kemudian melihat orang lain, apa yang terjadi di sana. Jangan sampai ilmu itu hanya ada di kepala, tetapi tidak mempunyai makna sama sekali dalam implementasinya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa nilai empati perlu diwujudkan dalam setiap aspek kehidupan civitas academica, baik dalam proses pembelajaran, pelayanan, maupun relasi antar sesama. Di akhir sambutannya, ia berharap Fakultas Psikologi UKSW terus berkembang menjadi fakultas yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia melalui pendidikan yang berkarakter serta berdampak.

Selain menjadi momen refleksi, Dies Natalis ke-27 Fakultas Psikologi juga diramaikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba Rona Etika, bedah buku The Quiet Miracle, temu alumni, kuliah tamu bersama akademisi internasional, Expo Mata Kuliah Kewirausahaan, hingga Pesta Rakyat sebagai penutup rangkaian Dies Natalis.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Fakultas Psikologi UKSW berharap semangat refleksi selama 27 tahun dapat menjadi pijakan untuk terus menghadirkan pendidikan psikologi yang inklusif, berkarakter empati, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung komitmen UKSW dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 kehidupan sehat dan sejahtera, tujuan ke-4 pendidikan berkualitas, serta tujuan ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 36 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. (CHAN_TimKomblik/foto:divpromkomblik)

Dies Natalis ke-27 Fakultas Psikologi UKSW: Dari Refleksi ke Proyeksi, Membangun Masa Depan dengan Empati

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp
PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com