Kabar membanggakan datang dari Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), belum lama ini. Program Studi (Prodi) S1 Matematika resmi meraih Akreditasi Unggul berdasarkan Surat Keputusan Nomor 120/SK/LAMSAMA/Akred/S/IV/2026. Capaian ini semakin menegaskan kualitas Prodi Matematika UKSW sebagai salah satu program studi matematika unggulan yang konsisten menghadirkan pendidikan berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ketua Program Studi S1 Matematika FSM UKSW, Rachel Wulan N. Wijaya, S.Si., M.Phil., menjelaskan bahwa predikat Unggul merupakan pengakuan atas terpenuhinya standar mutu pendidikan tinggi pada tingkat tertinggi sesuai kriteria lembaga akreditasi.
“Program Studi Matematika tidak banyak diselenggarakan oleh perguruan tinggi swasta di Indonesia. Karena itu, capaian Akreditasi Unggul ini menjadi prestasi yang sangat membanggakan dan menempatkan Prodi Matematika FSM UKSW dalam jajaran program studi matematika berkualitas tinggi di tingkat nasional,” tuturnya dalam wawancara daring, Senin (08/06/2026).
Menurut Rachel Wulan N. Wijaya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh civitas academica dan para pemangku kepentingan. Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, kurikulum yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri, produktivitas dosen dalam penelitian dan publikasi ilmiah, serta tata kelola yang berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan menjadi faktor utama yang mengantarkan Prodi Matematika meraih predikat tertinggi tersebut.
Selain itu, dukungan mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, dan mitra kerja sama turut memberikan kontribusi penting melalui berbagai kegiatan akademik, penelitian, magang, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa.

Matematika Berdampak Nyata
Salah satu keunggulan Prodi Matematika FSM UKSW terletak pada perpaduan antara penguasaan teori matematika yang kuat dengan penerapannya dalam berbagai bidang yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Kurikulum dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan analitis, pemecahan masalah, pemodelan matematika, statistika, dan komputasi yang dibutuhkan di berbagai sektor.
Tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman melalui penelitian, proyek berbasis kasus, program magang, kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta pelatihan penggunaan perangkat lunak dan teknologi terkini.
“Mahasiswa dibekali kemampuan berpikir logis, analitis, dan komputasional yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor. Kami terus memperbarui kurikulum agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri,” jelasnya.
Ke depan, Prodi Matematika FSM UKSW berkomitmen memperkuat budaya mutu melalui pengembangan kurikulum yang adaptif, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan riset, serta perluasan jejaring kerja sama nasional dan internasional guna mencetak lulusan yang siap menjawab tantangan masa depan.
Melalui capaian Akreditasi Unggul ini, Prodi Matematika FSM UKSW turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 Pendidikan Berkualitas, SDGs ke-8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs ke-9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDGs ke-17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Sejalan dengan Asta Cita, pencapaian ini mencerminkan komitmen pada poin ke-4 tentang penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan, serta poin ke-6 tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW! (Ish_TimKomblik/foto:DivpromKomblik)