Teliti Agresivitas Pajak, Dr. Fitri Dwi Jayanti Raih Gelar Doktor Ilmu Akuntansi FEB UKSW

Program Studi Doktor Ilmu Akuntansi (DIA) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali mencatat capaian akademik. Bertempat di Ruang Rapat FEB Lantai 2, DIA FEB UKSW menggelar yudisium sekaligus mengukuhkan Dr. Fitri Dwi Jayanti sebagai doktor ke-4 dari angkatan pertama pada Jumat (18/09/2026).

Dosen Universitas Ngudi Waluyo (UNW) tersebut menyelesaikan pendidikan doktoralnya dengan predikat Sangat Memuaskan. Kelulusannya sekaligus melengkapi capaian seluruh mahasiswa angkatan pertama DIA FEB UKSW yang berhasil menyelesaikan pendidikan doktor tepat waktu.

Dalam ujian disertasinya, Dr. Fitri Dwi Jayanti berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Agresivitas Pajak: Interpelasi Biaya Keagenan dan Nilai Perusahaan”. Penelitian ini secara komprehensif mengkaji fenomena asimetris informasi yang memicu agency cost, serta bagaimana dampak strategi agresivitas pajak terhadap nilai perusahaan. Temuan empirisnya menunjukkan bahwa strategi pajak yang berisiko dapat direspons negatif oleh pasar. Di sisi lain, riset ini memberikan implikasi praktis penting bagi jajaran direksi, termasuk peran direksi perempuan yang tak sekadar menjadi penguat tata kelola, tetapi juga sebagai pertimbangan strategis dalam menjaga keberlanjutan perusahaan.

Keberhasilan Dr. Fitri Dwi Jayanti menyelesaikan studinya tidak lepas dari iklim akademik FEB UKSW yang mendukung dan hangat. Ia mengungkapkan bagaimana berbagai fasilitas pendukung seperti bootcamp, karantina penulisan, hingga bimbingan intensif berkala sangat membantu proses studinya.

Teliti Agresivitas Pajak, Dr. Fitri Dwi Jayanti Raih Gelar Doktor Ilmu Akuntansi FEB UKSW

Sisi humanis dan haru semakin terasa saat penyerahan Surat Keterangan (SK) dan selempang kelulusan. Berdiri didampingi keluarga tercinta, Dr Fitri menerima pesan mendalam dari Promotor, Profesor. Dr. Theresia Woro Damayanti, S.E., M.Si., Ak., CA., yang selalu memotivasinya. “Prof. Woro mengajarkan bahwa tulisan tidak perlu menunggu sempurna untuk didiskusikan. Ketika menemui jalan buntu, naskah harus segera dikirimkan. Kesempurnaan bukanlah syarat untuk mulai, melainkan hasil dari proses disiplin dan keterbukaan terhadap masukan,” tambahnya.

Sementara itu, Profesor Dr. Theresia Woro Damayanti mengungkapkan bahwa gelar doktor adalah salah satu aset terbesar, namun di sisi lain ada kewajiban untuk senantiasa belajar, rendah hati, dan mengabdi.

“Terbanglah tinggi, namun tetap pijakkan kaki di bumi menjadi Creative Minority yang sejati. Kami dari UKSW menunggu suatu saat ada kabar pengukuhan Guru Besar atas nama Dr. Fitri Dwi Jayanti,” imbuh Profesor Dr. Theresia Woro.

Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Dekan FEB UKSW, Dr. Yefta Andi Kus Noegroho, S.E., M.Si., Ak. Ia menyampaikan rasa syukur dan bangganya karena seluruh angkatan pertama program DIA FEB UKSW kini telah resmi menyelesaikan studinya.

“Pencapaian gelar yang lebih tinggi membawa tanggung jawab baru untuk kembali dan mengembangkan institusi masing-masing, demi kepentingan bangsa dan negara. Kami berharap ke depan terbangun kolaborasi pengembangan keilmuan bersama. Meskipun seluruh prodi di FEB UKSW sudah terakreditasi Unggul, kami terus berkomitmen untuk mencapai kualitas yang lebih baik lagi,” ungkap Dr. Yefta.

Yudisium dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Universitas Ngudi Waluyo (UNW) untuk memberikan dukungan penuh kepada Dr. Fitri. Hadir di antaranya Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Perencanaan UNW Dr. Sigit Ambar Widyawati, S.KM., M.Kes., Dekan FEHH UNW Budiati, S.Pd., M.Pd., serta jajaran pimpinan lainnya. Kehadiran para pimpinan institusi mitra ini menjadi bukti nyata pengakuan luas atas kualitas pendidikan serta iklim akademik yang dibangun di FEB UKSW.

Hadir juga sebagai Ko Promotor Dr. Usil Sis Sucahyo, S.E., M.B.A., Penguji Prof. Supramono, S.E., MBA., DBA., Priyo Hari Adi, S.E., M.Si., Akt., Ph.D, dan Dr. Maria Imaculata Mitha Dwi Restuti, SE., MSi., CMA.

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen UKSW dalam mencetak SDM unggul (Creative Minority) yang berdaya saing, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs ke-4 yaitu pendidikan berkualitas, SDGs ke-8 yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta SDGs ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW yang berdiri sejak 1956 dengan julukan “Kampus Indonesia Mini” terus konsisten menjadi agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. (Aly/Upk_TimKomblik/foto: Upk)

Teliti Agresivitas Pajak, Dr. Fitri Dwi Jayanti Raih Gelar Doktor Ilmu Akuntansi FEB UKSW

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp
PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com