Job Fair 48 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi dibuka pada Rabu (29/4/2026). Program rutin yang diselenggarakan Direktorat Karier dan Kealumnian UKSW ini berlangsung di Balairung UKSW hingga Kamis (30/4/2026) esok.
Sebanyak 30 perusahaan dan sekolah turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Ketua Pelaksana Job Fair 48 UKSW Theresia Evy Yeniarti, S.E., mengungkapkan bahwa terdapat 391 posisi lowongan kerja yang ditawarkan bagi lulusan SMA/SMK, D3, S1, hingga S2 dari berbagai bidang keilmuan.
“Job Fair UKSW dibuka untuk umum dan gratis. Peserta perusahaan yang hadir berasal dari berbagai bidang usaha, seperti otomotif, finance, pendidikan, perbankan, tekstil, teknologi dan solusi IT, perhotelan, pariwisata, desain, dan lainnya,” paparnya.
Beberapa perusahaan yang ikut berpartisipasi antara lain PT Waleta Asia Jaya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Pura Group, PT Golden Textile, Yayasan Ciputra Pendidikan, YPN Karangturi, serta Bank Mandiri.
Theresia menambahkan, Job Fair UKSW tidak hanya ditujukan bagi fresh graduate, tetapi juga terbuka bagi pencari kerja yang telah memiliki pengalaman. Salah satu fasilitas yang disediakan adalah seleksi kerja secara langsung oleh perusahaan.
“Kami mengundang para fresh graduate maupun pencari kerja yang sudah berpengalaman untuk memanfaatkan kesempatan ini, karena salah satu fasilitas yang kami tawarkan adalah seleksi kerja yang langsung dilakukan oleh perusahaan,” imbuhnya.

Para pencari kerja dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman jobfair.uksw.edu untuk memperoleh e-jobfighter card sebagai tanda masuk ke area Job Fair UKSW. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui laman resmi tersebut atau dengan menghubungi nomor 0821-3797-8485.
Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat ratusan pencari kerja telah mengikuti Job Fair UKSW. Tidak hanya lulusan UKSW, kegiatan ini juga diminati oleh lulusan dari berbagai perguruan tinggi lainnya. Salah satunya, Galuh Sanita lulusan dari Universitas Islam Indonesia yang datang ke Job Fair UKSW karena banyaknya pilihan perusahaan.
“Ada 30 perusahaan dan sekolah di Job Fair UKSW sehingga sebagai pencari kerja kami punya banyak pilihan. Selain itu, panitianya juga helpfull sehingga kami sangat terbantu saat mencari informasi tentang perusahaan dan meyiapkan berkas yang dibutuhkan,” katanya.
Lainnya Maria Kristiani Simamarta lulusan Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi UKSW juga menyampaikan sangat terbantu dengan adanya Job Fair UKSW yang diikuti banyak perusahaan karena membuka peluang bertemu langsung dengan perusahaan.
Job Fair 48 UKSW dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian UKSW, Profesor Yafet Yosafat Wilben Rissy, melalui seremoni pemukulan gong di hadapan perwakilan perusahaan, sekolah, serta pimpinan fakultas di UKSW.
Dalam sambutannya, Profesor Yafet menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perusahaan serta sekolah yang telah berpartisipasi dalam Job Fair UKSW. Ia juga menegaskan bahwa UKSW telah meraih pengakuan internasional melalui pencapaian bintang 5 kategori Employability atau tingkat kesiapan lulusan memasuki dunia kerja dari Quacquarelli Symonds (QS) Stars Rating. Selain itu, UKSW terus melakukan transformasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar para lulusan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
“Saya berharap melalui penyelenggaraan Job Fair UKSW ini, perusahaan dan sekolah dapat memperoleh sumber daya manusia yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan,” kata Profesor Yafet Rissy.
Melalui Job Fair ke-48 ini, UKSW tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan penyedia lapangan kerja, tetapi juga menegaskan komitmen institusi turut mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 8, yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, melalui penciptaan peluang kerja yang inklusif dan berkelanjutan.Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita poin 5, khususnya dalam upaya memperkuat jejaring kerja sama strategis dengan dunia usaha dan industri serta mewujudkan internasionalisasi pembelajaran berbasis relevansi kerja.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 36 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. (Upk_TimKomblik/foto:Arn)