Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao, Rabu (25/03/2026). Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Bina Karya, Gedung Administrasi Pusat (GAP) UKSW ini memperkuat kolaborasi strategis dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat selama lima tahun ke depan.
Kesepakatan kerja sama ini ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian UKSW Profesor Yafet Yosafat Wilben Rissy bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H. Kerja sama tersebut mencakup pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi serta peluang pengembangan program-program konkret sesuai kebutuhan Kabupaten Rote Ndao.
Dalam sambutannya, Profesor Yafet menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Pemkab Rote Ndao di UKSW. Ia menegaskan sebagai perguruan tinggi, UKSW telah lama berkontribusi dalam pembinaan generasi muda Indonesia melalui berbagai inovasi dan karya akademik. Berbagai capaian tersebut turut mengantarkan UKSW meraih Akreditasi Unggul, serta memperoleh pengakuan di tingkat global dengan masuk 100 besar dunia untuk kategori Quality Education (SDG 4) dalam THE Impact Ranking 2024.
“Selamat datang di UKSW. Banyak inovasi yang dilahirkan di universitas ini yang menjadi stimulus bangsa ini untuk bergerak maju. UKSW memiliki sejarah panjang dalam pembinaan generasi muda dari seluruh Indonesia dan Pembangunan di Indonesia. Bahkan ada anak Rote Ndao yang menempuh pendidikan di UKSW termasuk dalam bidang kedokteran” ungkapnya.
Profesor Yafet juga berharap kerja sama ini dapat menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih konkret melalui penyusunan Implementation Agreement di masa mendatang.
“Harapannya kerja sama ini menjadi entry point bagi kerja sama yang lebih nyata sesuai kebutuhan Kabupaten Rote Ndao. UKSW siap mendukungan percepatan pembangunan di Kabupaten Rote Ndao,” tambahnya.

Dalam diskusi setelah penandatangan MOU, terdapat beberapa topik kegiatan yang menjadi perhatian bersama antara lain pembangunan sekolah unggul, pengembangan model pariwisata, perlindungan hak kekayaan intelektual komunal, serta rekognisi pembelajaran lampau untuk pengembangan SDM bagi para guru dan PNS, pemberdayaan dan peningkatan kualitas tenaga kesehatan, serta peningkatan kapasitas institusional dan SDM dalam bidang koperasi dan BUMDES.
Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengungkapkan rasa kagumnya atas atmosfer positif yang ia rasakan saat pertama kali mengunjungi Salatiga dan UKSW. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Rote Ndao memiliki kebutuhan besar dalam penguatan sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam pembinaan sistem koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Kami membutuhkan pembinaan sistem koperasi Merah Putih dan BUMDes. Saat ini di sana ada keterbatasan SDM sehingga diperlukan dukungan akademisi dan tenaga ahli untuk memastikan perencanaan dapat berjalan tepat sasaran. Karena itu kami minta dukungan UKSW untuk penguatan SDM sehingga tidak sia-sia anggaran dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Selain penguatan ekonomi desa, Bupati Paulus juga menyoroti pentingnya dukungan UKSW dalam pengembangan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), khususnya untuk produk-produk kekayaan berbasis budaya seperti musik dan karya lokal lainnya.
“Kami ingin mempersiapkan SDM dengan berbagai fakultas yang ada di UKSW. Ini momentum baik, momentum awal untuk kita bisa bekerja sama ke depan,” tuturnya.
Kegiatan penandatanganan turut dihadiri jajaran pimpinan fakultas dan unit kerja di UKSW, antara lain Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Dr. Yefta Andi Kus Noegroho, S.E., M.Si., Ak., CMA., CA., Dekan Fakultas Hukum Profesor Dr. Christina Maya Indah S., S.H., M.Hum., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dr. Helti Lygia Mampouw, S.Pd., M.Si., Dekan Fakultas Interdisiplin Aldi Herindra Lasso, S.Pd., M.M.Par., Ph.D, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Priska Pulungan, S.Kep., Ns., M.Kep., perwakilan Fakultas Kedokteran dr. Retno Esti Respati Wirandari, MPH., Ketua Program Studi PPG Profesor Dr. Sri Yulianto Joko Prasetyo, S.Si., M.Kom., Direktur Direktorat Kerja Sama Dr. Dian Toar Y.G. Sumakul, M.A., serta Direktur Direktorat Pembelajaran dan Pengajaran Yustinus Calvin Gai Mali, S.Pd., M.Hum., Ph.D.
Penandatanganan kesepakatan bersama ini menjadi wujud komitmen UKSW untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 pendidikan berkualitas, ke-8 yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta ke17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan. Selain itu juga mewujudkan nilai-nilai Asta Cita ke-2 yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 38 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW! (Upk_TimKomblik/foto:DivpromKomblik)