Sebanyak 134 mahasiswa tampak antusias mengikuti retreat Campus Ministry (CM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Agenda tahunan yang berlangsung selama dua hari pada Senin dan Selasa (16 dan 17/03/2026) di Wisma P3L GKJTU Kopeng ini mengusung tema “Raise Your Spirit, Light Your Fire” yang diambil dalam Roma 12:1.
Sebelum berangkat menuju lokasi retreat, acara ini secara resmi dibuka oleh Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami yang ditandai dengan pengalungan kalung identitas kepada perwakilan peserta dalam Ibadah Senin UKSW, Senin (16/03/2026) di Balairung Universitas.
“Campus Ministry dengan berbagai kegiatannya menjadi pengikat tiga pilar utama di UKSW yaitu pilar pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan kegiatan spiritualnya, Campus Ministry berperan mempererat serta menyatukan berbagai unsur yang ada di lingkungan universitas,” kata Rektor Intiyas dalam sapaannya.
Dalam momentum ini, Rektor Intiyas juga mengajak civitas academica untuk tidak berjalan sendiri, melainkan bersama-sama menjalankan misi pelayanan. “Kami mengapresiasi berbagai kegiatan Campus Ministry yang mampu merekatkan seluruh elemen UKSW sebagai komunitas yang melayani,” imbuhnya.

Melayani di lingkungan kampus
Kepala Campus Ministry Pendeta Dr. Ferry Nahusona, M.Si., menyampaikan bahwa retreat ini merupakan kegiatan tahunan yang rutin digelar sebagai bagian dari proses pembinaan sekaligus pengukuhan tim Campus Ministry untuk tahun pelayanan yang baru.
“Tujuan utama dari retreat yaitu untuk memberikan penguatan iman, motivasi, dan meneguhkan komitmen mahasiswa yang bergabung dengan tim Campus Ministry dalam melayani di lingkungan kampus,” katanya.
Menurutnya, retreat kali ini menjadi titik awal perjalanan pelayanan kampus dalam satu tahun ke depan. Para mahasiswa diharapkan mendapatkan pembentukan spiritual, memperkuat relasi persekutuan, dan menumbuhkan semangat pelayanan yang berkelanjutan.
Ia menegaskan tema yang diangkat memiliki makna mendalam agar setiap mahasiswa memiliki semangat yang menyala-nyala dalam melayani Tuhan. “Hal ini dinilai penting karena mahasiswa juga memiliki berbagai kesibukan dan tanggung jawab akademik sehingga semua pelayanan mereka didasari oleh spiritualitas yang kuat,” terang.
Pendeta Dr. Ferry Nahusona menjelaskan dalam kegiatan retreat, mahasiswa akan dibekali dengan materi yang menekankan pentingnya semangat pelayanan. Selain sesi materi, acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan outbound guna membangun kerja sama dan memperkuat kekompakan peserta.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun sinergi antar mahasiswa, Lembaga Kemahasiswaan, fakultas-fakultas, dan seluruh pihak di lingkungan kampus dalam mendukung program pelayanan dan pengabdian selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan ini menegaskan kiprah UKSW dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yakni poin ke-4 pendidikan berkualitas. Selain itu, capaian ini adalah wujud nyata komitmen UKSW terhadap program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 38 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW! (Wiw_TimKomblik/foto:Komblik)