Hari Valentine identik dengan ungkapan kasih sayang. Bagi keluarga besar Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Hari Valentine bukan hanya sekadar memberikan coklat dan bunga, melainkan tentang dedikasi, komitmen, dan semangat.
14 Februari tahun ini menjadi momen istimewa yang membuktikan bahwa cinta tidak selalu tentang hal romantis, namun dapat terwujud dalam bentuk cinta pada proses latihan, cinta pada tim, dan cinta pada almamater yang melahirkan prestasi membanggakan.
Di hari penuh cinta tersebut, kabar sukacita datang dari tiga tim basket kebanggaan keluarga besar UKSW, Satya Wacana Salatiga (SWS) yang berhasil mengalahkan Pacific Caesar Surabaya dengan poin 84-67 di GOR Basket Profesor Susilo Wibowo Semarang dalam ajang Indonesian Basketball League (IBL) Gopay 2026. Sukses kedua datang dari tim basket SMA Kristen Satya Wacana, yang berhasil meraih Juara 1 dalam Soegijapranata Basketball League (SBL) 2026 pada kategori Basket Putra Divisi 2 dan sukses ketiga dari Tim Basket Putra mahasiswa UKSW yang berhasil meraih Runner Up pada ajang SBL 2026.
Setelah bersaing dengan penuh ketangguhan pada tiga kuarter, SWS akhirnya mendapatkan momentum kemenangan di kuarter empat. Keberhasilan yang ditorehkan tersebut menjadi kemenangan pertama bagi SWS. Dalam pertandingan yang sangat kompetitif tersebut Serhii Pavlov memimpin SWS dengan mencetak 21 poin, 21 rebound, 7 assist, dan 1 steal. Disusul oleh Kevin Kangu berhasil menorehkan 20 poin, 7 rebound, 3 assist, dan 1 steal serta Immanuel Mailensun menyumbang 12 poin.
Buah kerja sama
Dalam press conference, Coach SWS Revan Jonathan menyampaikan keberhasilan yang ditorehkan tim pada kuarter empat tersebut merupakan buah kerja sama dari para pemain.
“Kami berterima kasih bisa memberikan yang terbaik dalam game ini, ada beberapa persiapan dilakukan tapi kita ganti sedikit. Saya mengucapkan terima kasih banyak untuk pemain telah memberikan yang terbaik,” katanya.
Sementara itu, point guard SWS Henry Sualang mengungkapkan kali ini tim tampil berbeda. “Perbedaan game hari ini adalah kita sebagai pemain bermain dengan sangat baik sehingga bisa mengambil alih kemenangan dan kami mengikuti game plan dari coach dengan baik,” tuturnya.
Keberhasilan tiga tim basket dalam satu momentum yang sama pada Hari Kasih Sayang menunjukkan bahwa UKSW bukan hanya kampus dengan tradisi akademik yang kuat, tetapi juga rumah bagi siswa bahkan mahasiswa untuk mengembangkan talentanya.
Prestasi ini menegaskan kiprah UKSW dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yakni ke-4 pendidikan berkualitas. Selain itu, capaian ini adalah wujud nyata komitmen UKSW terhadap program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 37 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW! (Wiw_Tim Komblik/Foto: Dokumentasi SWS)