Satya Wacana Salatiga (SWS), tim basket kebanggaan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), berhasil memberikan kejutan dalam laga lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (18/4/2026), SWS sukses menundukkan Bogor Hornbills dengan skor tipis 77-75.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Coach SWS Jerry Lolowang menyampaikan ucapan syukurnya atas kemenangan yang diraih timnya.
“Pertama saya mengucap syukur karena Tuhan memberikan kesempatan untuk bermain menampilkan yang terbaik yang kami bisa. Bersyukur hari ini berbuah manis,” ungkap Jerry Lolowang.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Bogor Hornbills yang menjamu SWS dengan memberikan perlawanan kuat, sekaligus menjadi pelajaran penting bagi timnya.
“Terima kasih untuk Bogor Hornbills yang menjamu dan memberikan perlawanan luar biasa. Kami belajar banyak dari pertandingan ini,” lanjutnya.
Coach Jerry Lolowang menilai kemenangan SWS tidak lepas dari awal pertandingan yang solid, terutama dari sisi pertahanan. Menurutnya, dua pertandingan sebelum laga ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat performa sejak kuarter awal.
“Dua game sebelum pertandingan ini kami melihat ada hal baik di awal pertandingan dan kami coba pertahankan itu. Poin yang paling penting bagaimana kita mempertahankan posisi terutama dalam hal defense. Saya rasa anak-anak mengeksekusi apa yang diharapkan dengan baik dalam pertandingan kali ini,” jelasnya.

Jerry Lolowang mengakui bahwa agresivitas Bogor Hornbills mulai meningkat pada kuarter ketiga dan keempat, sehingga membuat situasi menjadi sulit.
“Agresivitas pemain Bogor yang muncul di kuarter tiga dan empat sangat sulit kami bendung, tapi kami bersyukur karena kami mengawali dengan lebih baik dan punya kepercayaan diri yang baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan diri SWS UKSW dibangun dari pertahanan yang disiplin.
“Kepercayaan diri terbentuk dari defense yang baik. Pemain muda ini sangat senang bermain cepat, jadi kita harus bisa mengendalikan tempo,” kata Jerry Lolowang.
Lebih lanjut, Coach Jerry Lolowang juga mengapresiasi seluruh pemain yang berjuang luar biasa hingga mampu mengamankan kemenangan tipis 77-75.
“Saya berikan apresiasi sebesar-besarnya untuk semua pemain. Mereka berjuang luar biasa sehingga kita bisa mempertahankan kemenangan meskipun skornya sangat tipis,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Jerry turut menyinggung jadwal padat yang harus dijalani tim. Ia menyebut bahwa tim hanya memiliki waktu satu hari untuk mempersiapkan laga melawan Bogor Hornbills, dan setelahnya tim akan kembali ke Salatiga untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Kita punya satu hari saja untuk persiapan pertandingan ini dan seusai pertandingan ini akan kembali ke Salatiga untuk persiapan game selanjutnya,” ungkapnya.
Dengan sisa empat pertandingan yang akan dijalani di musim ini, Coach Jerry Lolownag meminta seluruh pemain tetap saling mendukung dan menjaga mental bertanding.
“Di sisa game yang ada, ada empat game lagi. Saya pesan setiap pemain untuk saling support. Musim ini berat, tapi kami percaya akan ada hal-hal baik yang datang,” pungkasnya.
Kemenangan ini menjadi kemenangan kedua untuk SWS di musim ini. Selanjutnya, SWS masih akan bertanding melawan tiga tim di GOR Profesor Dr. dr. Susilo Wibowo Semarang yaitu dengan Kesatria Bengawan Solo pada 22 April, Hawks pada 25 April, dan Pelita Jaya pada 1 Mei. Pertandingan terakhir akan mempertemukan SWS dengan Rajawali pada 8 Mei di GOR UNIMED.
Prestasi SWS menegaskan komitmen UKSW mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3 yaitu kehidupan sehat dan Sejahtera dan SDGs ke-4 pendidikan berkualitas. Hal ini juga sejalan dengan ASTA CITA Presiden poin ke-3 yaitu membangun manusia Indonesia yang unggul, berkaraker, dan berdaya saing global.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW! (Upk_TimKomblik/foto:istimewa)