UKSW Dinobatkan sebagai Most Impactful University for National Integration, Bukti Kampus Berdampak bagi Indonesia

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 yang digelar di The Alana Hotel, Jumat (17/7/2026) malam. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen UKSW dalam menghadirkan dampak nyata melalui Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Mengusung tema “Winning Value, Driving Impact”, SBBI 2026 memberikan apresiasi kepada institusi yang mampu mengubah nilai menjadi dampak bagi masyarakat. UKSW dinilai berhasil mewujudkan pendidikan yang inklusif, riset yang menjawab kebutuhan masyarakat, serta pengabdian yang berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan dan penguatan integrasi nasional.

Penghargaan diterima oleh Direktur Direktorat Inovasi dan Kewirausahaan UKSW, Dr. Linda Ariany Mahastanti, S.E., M.Sc., mewakili Rektor UKSW. Disampaikannya, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen UKSW membangun bangsa melalui pendidikan yang berdampak.

“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen UKSW membangun bangsa lewat pendidikan. Eksistensi UKSW sebagai Kampus Indonesia Mini sangat dihargai karena menghadirkan pendidikan yang inklusif dengan mahasiswa dari Sabang sampai Merauke. Melalui pendidikan berbasis project-based learning, UKSW melahirkan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak. Karena bagi UKSW pendidikan yang berhasil adalah yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan memajukan Indonesia,” ujarnya.

UKSW Dinobatkan sebagai Most Impactful University for National Integration, Bukti Kampus Berdampak bagi Indonesia

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah`Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami menegaskan penghargaan ini semakin memperkuat komitmen UKSW untuk terus menghadirkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan bangsa.

“Kami meyakini bahwa masa depan perguruan tinggi ditentukan oleh besarnya dampak yang mampu dihadirkan bagi masyarakat. Karena itu, UKSW terus bertransformasi menjadi Entrepreneurship-Research University yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, inovasi, dan kewirausahaan untuk menghasilkan solusi yang relevan terhadap tantangan pembangunan nasional. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas kontribusi melalui Tridharma Perguruan Tinggi yang berdampak bagi Indonesia,” tegasnya.

Sebagai Kampus Indonesia Mini, UKSW menghadirkan lingkungan belajar yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai suku, budaya, agama, dan daerah di Indonesia. Dampak Tridharma perguruan tinggi UKSW juga diwujudkan melalui berbagai program UKSW Berdampak. Salah satunya, UKSW berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting di Salatiga melalui program Salatiga Anti Stunting (SAS) dan Smart Farming Anti Stunting.

Di bidang lingkungan, peneliti UKSW mengembangkan bioplastik dari limbah kulit singkong sebagai alternatif kemasan ramah lingkungan. Sementara di bidang pemberdayaan masyarakat, UKSW mendampingi perajin tenun ikat dan pahikung di Sumba Timur melalui riset, inovasi, pengabdian, dan pemberdayaan untuk meningkatkan daya saing sekaligus melestarikan budaya lokal. UKSW juga membentuk Akademi BUMDes UKSW, akademi resmi BUMDes pertama di Indonesia, guna memperkuat kapasitas pengelolaan ekonomi desa.

Pemimpin Redaksi sekaligus Chief Operating Officer (COO) Solopos Media Group, Rini Yustiningsih, mengatakan penghargaan ini diberikan karena UKSW mampu menjadikan keberagaman sebagai kekuatan yang menghadirkan dampak nyata.

“Selamat kepada UKSW. Kampus keberagaman, miniatur Indonesia itu sendiri. Yang kami lihat bukan hanya diversity, tetapi diversity yang ber-impact, baik bagi masyarakat Salatiga maupun Indonesia,” ungkapnya.
Penghargaan Most Impactful University for National Integration semakin memperkuat posisi UKSW sebagai perguruan tinggi berdampak, kampus inklusif, dan Entrepreneurship-Research University yang menghadirkan solusi melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. Sebelumnya UKSW juga memperoleh penghargaan sebagai Kampus Keberagaman dalam ajang SBBI 2025.

Melalui capaian ini, UKSW turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 yaitu pendidikan berkualitas, SDGs ke-10 yaitu mengurangi kesenjangan, SDGs ke-3 yaitu kehidupan sehat dan Sejahtera, SDGs ke-8 yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDGs ke-9 yaitu industri, inovasi, dan infrastruktur, serta SDGs ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan. Capaian ini juga sejalan dengan Asta Cita poin ke-4 Asta Cita ke-4 yaitu pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan dan inovasi serta Asta Cita ke-8 yaitu tentang penguatan harmoni sosial, budaya, dan toleransi sebagai fondasi persatuan bangsa.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW! (Upk_TimKomblik/foto:Divpromkomblik)

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp