Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali melahirkan generasi Creative Minority yang siap berkarya bagi masyarakat. Dalam Wisuda Periode III Tahun 2026 yang digelar di Balairung Universitas, Sabtu (23/7/2026), UKSW melepas 649 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan. Di balik momen kelulusan tersebut, hadir kisah tujuh lulusan yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional melalui riset, inovasi, pengalaman global, kewirausahaan, olahraga, hingga seni. Prestasi-prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UKSW tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan karya yang berdampak.
Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami menegaskan bahwa setiap prestasi mahasiswa merupakan buah dari ekosistem pembelajaran yang mendorong kreativitas, kolaborasi, dan keberanian mengambil peluang. Menurutnya, UKSW terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang melahirkan lulusan unggul melalui penguatan riset, inovasi, kewirausahaan, serta kolaborasi global sejalan dengan visi sebagai Entrepreneurship-Research University dan semangat UKSW Berdampak.
“Setiap manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah atau Imago Dei, sehingga memiliki potensi untuk mengembangkan kreativitas, menghadirkan gagasan, dan berkarya bagi kehidupan. Prestasi lulusan UKSW yang diwisuda menunjukkan bagaimana potensi tersebut dikembangkan melalui proses pendidikan dan pengalaman selama di UKSW. Kami berharap mereka terus menggunakan ilmu, talenta, dan kreativitasnya untuk menghadirkan solusi serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. Inilah semangat Creative Minority yang kami harapkan terus mereka hidupi di mana pun mereka berkarya,” ungkap Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami.
Ia menambahkan, pendidikan di UKSW tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun ekosistem yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi, berani mengambil peluang, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Ekosistem tersebut diperkuat melalui riset, inovasi, kewirausahaan, kolaborasi global, dan pengembangan talenta mahasiswa sebagai bagian dari komitmen UKSW melahirkan lulusan yang mampu menghadirkan dampak.
Riset dan Inovasi untuk Kehidupan yang Lebih Baik
Semangat inovasi tampak dari tiga lulusan Fakultas Sains dan Matematika yang berhasil mengharumkan nama UKSW pada International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 yaitu, Tirza Widyamurti Brotosudarmo bersama dua rekannya, Theresia Hellen R. P. serta Yefta Ary Steefian. Kompetisi internasional ini diikuti oleh 717 tim dari 24 negara.
Melalui riset inovasi pengembangan produk berbasis bahan alam untuk mendukung kesehatan masyarakat, dalam kompetisi tersebut tiga lulusan FSM menghasilkan riset Nano-Micelle Curcumin Polymers from Turmeric: A Natural Breakthrough for Safe and Effective Diabetes Management, Biopesticidal Activity of Emprit Ginger (Zingiber officinale var. Amarum) Extract against Crocidolomia pavonana serta inovasi Green Chemistry Innovation: Cascara-Based Hypoallergenic Soap. Mereka
menunjukkan bahwa penelitian mahasiswa mampu menjawab tantangan di bidang kesehatan, pertanian, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Bagi Tirza, pencapaian tersebut menjadi penutup yang berkesan selama menempuh studi di UKSW. “Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri dan memberikan kontribusi melalui ilmu yang saya miliki,” tuturnya.

Menembus Dunia Melalui Pengalaman Global
Prestasi juga lahir melalui program internasional Indonesian International Student Mobility Awards(IISMA). Lulusan Program Studi Sarjana Terapan Destinasi Pariwisata, Gayatri Mutiara Berina, berkesempatan menempuh studi selama lima bulan di City of Glasgow College, Skotlandia, Inggris Raya.
Pengalaman tersebut membuka perspektif baru mengenai dunia akademik maupun profesional sekaligus memperkuat kemampuan lintas budaya yang menjadi bekal penting menghadapi dunia kerja global. Gayatri berharap semakin banyak mahasiswa berani keluar dari zona nyaman dan memanfaatkan peluang internasional.
“Jangan takut mencoba peluang yang ada. Ketika menjadi mahasiswa, jangan takut gagal karena setiap pengalaman akan membentuk diri kita,” ujarnya.
Menumbuhkan Wirausaha Muda Berdampak
Komitmen UKSW dalam membangun jiwa kewirausahaan juga tercermin melalui prestasi Avra Sendi Kurniawan pada Asian Youth Entrepreneurship Challenge (AYEC) 2024 kategori Business Plan. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Asia Small Business Federation (ASBF) bersama Asia Council for Small Business (ACSB) ini diikuti peserta dari 13 negara Asia-Pasifik.
Melalui inovasi bisnis ZeaMeal, Avra bersama tim berhasil terpilih sebagai salah satu dari lima pemenang utama, sejajar dengan tim dari Bangladesh, Tiongkok, Malaysia, dan Filipina. Baginya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa UKSW berhasil membentuk mahasiswa menjadi Creative Minority yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa UKSW telah menjadi tempat saya bertumbuh, bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai pribadi yang siap bersaing dan memberi kontribusi,” ungkapnya.
Prestasi Olahraga yang Menginspirasi
Di bidang olahraga, Anggita Reksi Pala menutup masa studinya dengan sederet prestasi membanggakan bersama tim basket UKSW, mulai dari Juara 2 Campus League National 2026, Juara 2 Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional 2025, hingga berbagai gelar juara tingkat regional Jawa Tengah dan DIY.
Keberhasilan menembus final nasional setelah lima tahun penantian menjadi momen paling berkesan dalam perjalanan sebagai mahasiswa atlet. Dukungan kampus melalui fasilitas latihan, dukungan terhadap proses studi mahasiswa atlet, hingga beasiswa menjadi faktor penting yang mendorong lahirnya prestasi tersebut.
“Prestasi ini menjadi kado kelulusan yang paling indah sekaligus bukti bahwa proses, kerja keras, dan disiplin tidak pernah mengkhianati hasil,” katanya.
Menggema di Panggung Internasional Melalui Seni
Prestasi internasional juga diraih di bidang seni oleh Gilbert Brahmana Putra Tumonglo yang bersama tim paduan suara berhasil meraih Gold Medal kategori Folklore dan Mixed Choir pada 6th Tokyo International Choir Competition di Jepang.
Kompetisi yang diikuti 19 peserta dari berbagai negara tersebut menjadi pengalaman internasional pertama yang memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kepercayaan dirinya untuk terus berkembang. Gilbert menilai dukungan UKSW, baik melalui fasilitas maupun bantuan pembiayaan, menjadi bentuk nyata komitmen kampus dalam mendorong mahasiswa berprestasi tampil di tingkat dunia.
“Pencapaian ini menjadi langkah awal bagi saya untuk terus berkembang dan membawa nama UKSW semakin dikenal di tingkat internasional,” ujarnya.
Beragam capaian tersebut menunjukkan bahwa prestasi mahasiswa UKSW lahir dari berbagai disiplin ilmu, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui riset, inovasi, pengalaman internasional, kewirausahaan, olahraga, maupun seni, para wisudawan membuktikan bahwa semangat Fostering Creative Minority terus hidup dalam setiap karya yang dihasilkan.
Mengakhiri prosesi wisuda, UKSW berharap seluruh lulusan terus menjaga semangat belajar, berkarya, dan berkolaborasi sehingga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif di manapun mereka berkarya, sekaligus membawa nama baik almamater di tingkat nasional maupun internasional.
Wisuda Periode III Tahun 2026 menjadi wujud nyata UKSW terhadap program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan. Selain itu, agenda ini juga merupakan kontribusi nyata UKSW dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 pendidikan berkualitas.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW! (Arl_TimKomblik/foto:Arn)