Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional 2026

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan dua mahasiswanya menembus Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tingkat Nasional 2026. Mereka adalah Putra Kaysha Qodiriy dari Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika (FSM), serta Christian Felix Ferdinantha dari Program Studi Biologi, Fakultas Biologi.

Keduanya berhasil lolos dari seleksi wilayah yang diikuti 3.712 peserta dari 283 perguruan tinggi se-Indonesia. Putra dan Christian akan mewakili Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI pada kompetisi tingkat nasional. Dengan capaian tersebut, UKSW tercatat sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) di lingkungan LLDIKTI Wilayah VI yang berhasil meloloskan mahasiswa pada dua bidang ilmu sekaligus, yakni Kimia dan Biologi.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan UKSW Giner Maslebu, S.Si., S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, ONMIPA-PT merupakan salah satu kompetisi akademik paling bergengsi di Indonesia. 

“ONMIPA adalah kompetisi bergengsi bidang keilmuan di bawah Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek RI. Dua mahasiswa UKSW berhasil lolos ke tingkat nasional dari ribuan peserta tingkat wilayah. Puji Tuhan, pada dua bidang tersebut UKSW menjadi satu-satunya PTS di LLDIKTI VI yang berhasil meloloskan mahasiswanya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menilai prestasi ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan mahasiswa yang selama ini dijalankan UKSW melalui Skenario Pola Pembinaan Mahasiswa (SPPM).

“Ini membuktikan bahwa pembinaan professional skill mahasiswa UKSW sebagai amanat SPPM melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa berjalan dengan baik. Ke depan tentu harus terus ditingkatkan agar semakin banyak mahasiswa yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Membawa Nama UKSW ke Nasional

Bagi Putra dan Christian, keberhasilan melangkah ke tingkat nasional menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berkembang.

“Kami senang dan bersemangat menghadapi tantangan berikutnya, di tingkat nasional,” ujar Christian. Putra menambahkan bahwa pengalaman ini menjadi kesempatan penting untuk mengasah kemampuan problem solving dan memperluas wawasan akademik.

Mahasiswa yang mengikuti ONMIPA mendapatkan bimbingan intensif dari dosen dan pihak fakultas. Christian, dibimbing oleh Dosen Biologi Andreas Binar Aji Sukmana, S.Si., M.S., dan  Rully Adi Nugroho, Ph.D. Sementara Putra, dibimbing oleh Dosen FSM November Rianto Aminu, M.Sc., dan diperkuat dengan keterlibatan beberapa dosen yang dibagi sesuai bidang keahlian masing-masing.

Seleksi ONMIPA-PT tingkat wilayah berjalan ketat dan menuntut ketelitian serta kecepatan berpikir. Putra menjelaskan bahwa format seleksi bidang Kimia terdiri dari empat set soal, masing‑masing 25 soal dengan durasi satu jam per set. Christian menambahkan bahwa di bidang biologi peserta menghadapi banyak soal dengan sistem penilaian yang menuntut jawaban akurat.

Mengenai target di tingkat nasional, kedua mahasiswa menegaskan fokus pada usaha terbaik dan proses pembelajaran. “Kalau bisa tentu ingin meraih kemenangan, tetapi yang paling penting adalah memberi yang terbaik dan belajar dari pengalaman,” kata Christian. Putra menambahkan bahwa penilaian pengalaman dan evaluasi diri menjadi modal penting untuk pengembangan ke depan.

Keduanya juga memanfaatkan dukungan fasilitas kampus dan semangat kolegial dari teman‑teman. Mereka menyampaikan terima kasih kepada pimpinan fakultas, dosen pembimbing, serta keluarga dan rekan yang mendukung selama persiapan.

Prestasi Putra dan Christian menjadi bukti komitmen UKSW dalam membina talenta mahasiswa dan mengokohkan posisi kampus di pentas kompetisi ilmiah nasional. Melalui capaian ini, UKSW turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 yaitu pendidikan berkualitas, dan SDGs ke-9 yaitu industri, inovasi, dan infrastruktur. Capaian ini juga sejalan dengan Asta Cita poin ke-4 yaitu dalam penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan, serta poin ke-6 yaitu dalam membangun tata kelola ekonomi dan kelembagaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.  Salam Satu Hati UKSW! (Arl_TimKomblik/foto:Arn)

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp