Belajar dari Rumah Rakyat, KB TK Kristen I Satya Wacana Tumbuhkan Keberanian Anak

Lebih dari 120 siswa KB TK Kristen I Satya Wacana belajar mengenal kehidupan Kota Salatiga melalui kunjungan ke Rumah Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga, belum lama ini. Tidak sekadar melihat gedung dan ruang kerja para wakil rakyat, anak-anak juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, S.Th., M.Si., hingga mencoba duduk di kursi anggota DPRD.

Kunjungan yang berlangsung di Ruang Bhinneka Gedung DPRD Salatiga tersebut merupakan bagian dari kegiatan Getting to Know Salatiga. Melalui kegiatan ini, siswa KB TK Kristen I Satya Wacana diajak mengenal Salatiga melalui pengalaman langsung dengan berbagai tokoh, ruang publik, dan lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan kota.

Sejak berada di ruang DPRD, rasa ingin tahu siswa terlihat melalui berbagai aktivitas. Mereka mengenal fungsi DPRD, mendengarkan dongeng dari Duta Baca Kota Salatiga, serta mendapat kesempatan berinteraksi di ruang rapat. Beberapa bahkan antusias mencoba duduk di tempat Wali Kota, Wakil Wali Kota, maupun Ketua DPRD.

Bagi Kepala KB TK Kristen I Satya Wacana, Jufitri, S.Pd. AUD., pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun keberanian dan kepercayaan diri anak sejak dini.

“Kami ingin anak-anak mengenal tokoh-tokoh yang ada di Kota Salatiga. Melalui kunjungan ini, anak-anak dapat belajar banyak tentang kantor DPRD dan memahami apa fungsi DPRD,” ujar Jufitri.

Menurutnya, pembelajaran di DPRD tidak berhenti pada pengenalan lembaga, siswa juga belajar mandiri tanpa didampingi orang tua, berkomunikasi, menyampaikan pendapat, mendengarkan orang lain, serta berani berinteraksi di lingkungan yang baru.

“Artinya, anak-anak sudah mulai memiliki keberanian dan kepercayaan diri. Selain itu, ada juga nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan belajar menghargai orang yang sedang diajak berbicara,” tambahnya.

Belajar dari Rumah Rakyat, KB TK Kristen I Satya Wacana Tumbuhkan Keberanian Anak

Mengenal DPRD sebagai Rumah Rakyat

Kehadiran siswa KB TK Kristen I Satya Wacana disambut hangat oleh Dance Ishak Palit. Ia mengatakan bahwa DPRD perlu dikenalkan sebagai “rumah rakyat” agar masyarakat, termasuk anak-anak, dapat merasa dekat dengan ruang publik tersebut.

“Kami ingin anak-anak mengenal DPRD secara langsung. Harapannya, ketika sepuluh tahun lagi mereka datang kembali ke sini, mereka akan berkata, ‘Oh, saya pernah ke sini sebelumnya,’” ungkap Dance.

Menurut Dance, pengalaman berkunjung ke DPRD dapat menjadi kenangan yang melekat hingga anak-anak dewasa. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya mengembangkan pengetahuan dan kemampuan, tetapi juga membangun karakter dan spiritualitas anak.

Sementara itu, Penanggung Jawab Kegiatan, Tri Heni Widyastuti, S.Pd.AUD., mengatakan bahwa pengalaman selama kunjungan diharapkan dapat menjadi pembelajaran yang terus dibawa anak-anak setelah kembali ke rumah.

“Dengan pengalaman ini, sejak usia dini anak-anak sudah mendapatkan pembelajaran dan pengalaman mengenai kepemimpinan. Harapannya, pengalaman tersebut dapat menjadi dasar bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang mampu memimpin dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Melalui Getting to Know Salatiga, KB TK Kristen I Satya Wacana menghadirkan pembelajaran yang mempertemukan anak secara langsung dengan lingkungan di sekitarnya. Mengenal Salatiga pun tidak hanya dilakukan dengan mengetahui tempat, tetapi juga dengan memahami orang, ruang publik, dan peran yang ada di dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs ke-4 yaitu pendidikan berkualitas, dan SDGs ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 36 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. (UPK_TimKomblik/foto:Istimewa)

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp
PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com