Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (Fiskom) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menyelenggarakan Mini Workshop Advertising Day bertema “Strategi Periklanan Multiplatform yang Berdampak”, Selasa (13/10/2026). Bertempat di Ruang Probowinoto, Gedung G lantai 6, Kampus UKSW, kegiatan ini menghadirkan praktisi industri untuk membekali mahasiswa dengan wawasan dan pengalaman langsung mengenai strategi periklanan di berbagai media.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi tiga mata kuliah di Program Studi Ilmu Komunikasi, yaitu Produksi Iklan Radio, Produksi Iklan Cetak dan Online, serta Produksi Iklan Televisi (TV). Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UKSW, Rendy H. Abraham, S.I.Kom., M.I.Kom., berharap pengalaman yang dibagikan para praktisi dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai proses produksi iklan.
“Semoga ilmu yang diperoleh hari ini bisa menjadi bekal, baik selama mengikuti perkuliahan maupun setelah lulus nanti,” ungkapnya dalam sambutan.
Pengampu mata kuliah Produksi Iklan Radio, Budhi Widi Astuti, M.A., menjelaskan bahwa workshop ini dirancang untuk menjembatani teori perkuliahan dengan praktik industri. Melalui pembekalan langsung dari praktisi, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep produksi iklan, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang berkualitas dan berdampak bagi konsumen maupun klien.
“Harapannya, mahasiswa tidak hanya mampu memproduksi iklan karena sudah mendapatkan teori, tetapi juga mampu menghasilkan iklan yang berdampak,” jelasnya.

Belajar Strategi Periklanan dari Praktisi
Workshop ini menghadirkan tiga narasumber dengan bidang keahlian berbeda. Jose Marwoto, Direktur Heartline Network di Tangerang, membawakan materi strategi iklan radio. Femmy Kowel, Business Director M&C Saatchi Indonesia/Moonfolks, membahas strategi iklan cetak dan online. Sementara itu, Fabian Pamor Putranto, CEO Lokomotion Art, mengulas strategi iklan televisi.
Pentingnya penulisan naskah yang ringkas, natural, dan mampu menghadirkan gambaran konkret melalui kata-kata sensoris dikupas Jose Maruwoto, Direktur Heartline Network saat membahas konsep theater of the mind, sesi produksi iklan radio. Jose yang dikenal sebagai praktisi komunikasi ini juga menggarisbawahi bahwa selain kreativitas dalam menyusun pesan, strategi periklanan perlu diawali dengan pemahaman terhadap persoalan klien agar iklan dapat menawarkan solusi komunikasi yang relevan.
Pentingnya integrasi media konvensional dan digital dalam strategi kampanye diulas Femmy Kowel, Business Director M&C Saatchi Indonesia/Moonfolks saat sesi produksi iklan cetak dan online. Menurutnya, efektivitas iklan perlu ditinjau dari tujuan komunikasi, mulai dari membangun kesadaran merek hingga mendorong tindakan konsumen. Sementara itu, Fabian Pamor Putranto, CEO Lokomotion Art, menekankan pentingnya kreativitas visual, pengembangan cerita, dan kedekatan emosional untuk menarik perhatian audiens dalam produksi iklan televisi. Ia juga menyoroti perlunya mengadaptasi materi iklan ke berbagai platform dengan tetap menjaga konsistensi identitas merek.

Memperkaya Pengalaman Belajar Mahasiswa
Manfaat workshop dirasakan oleh Emanuel Marcel Widiatmoko, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fiskom UKSW. Ia mengaku memperoleh strategi baru yang dapat diterapkan dalam produksi iklan, khususnya dalam menentukan target pasar dan merancang pesan yang menarik bagi audiens.
“Melalui workshop ini, saya mendapatkan berbagai strategi yang bisa diterapkan untuk membuat iklan ke depannya. Contohnya, menentukan target pasar dan memahami strategi pembuatan iklan yang menarik bagi audiens,” ungkap Emanuel.
Hal senada disampaikan Serafina, ia menilai penyampaian materi oleh praktisi membantunya memahami penerapan konsep periklanan secara lebih konkret. Ia berharap kegiatan serupa terus diselenggarakan dengan menghadirkan materi baru yang mengikuti perkembangan industri.
Sementara itu, Rio Popo dari Radio Elisa Fm Salatiga memperoleh wawasan mengenai penulisan naskah iklan radio yang efektif serta pentingnya memahami kebutuhan klien sebelum merancang iklan cetak.
“Pertama, bagaimana cara membuat skrip iklan radio. Ternyata, membuat skrip iklan radio tidak harus terlalu panjang,” jelas Rio mengenai salah satu pembelajaran yang diperolehnya.
Melalui Advertising Day, Fiskom UKSW berupaya memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri kreatif. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa, mempersiapkan mereka menghadapi kebutuhan dunia kerja, serta mendorong lahirnya talenta komunikasi yang kreatif, adaptif, dan mampu menghasilkan karya periklanan yang relevan serta berdampak.

Kegiatan ini mempertegas kiprah UKSW dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu ke-4 pendidikan berkualitas, ke-8 yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, ke-9 yaitu industri, inovasi dan infrastruktur dan ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen UKSW terhadap program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW! (Arl_TimKomblik/foto:Arl)