Di balik toga yang dikenakan dan senyum yang menghiasi wajah para wisudawan, ada perjalanan panjang, doa keluarga, serta perjuangan yang mengantarkan mereka pada hari istimewa. Momen tersebut mewarnai Upacara Wisuda Periode IV Tahun 2026 UKSW melepas 1.092 winisuda yang terdiri atas 13 lulusan diploma (D3), 11 sarjana terapan (D4), 989 sarjana, 67 magister, dan 12 doktor di Balairung Universitas, Kamis (29/10/2026).
Membawa Semangat UKSW ke Perjalanan Baru
Dalam sambutannya Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami berpesan agar para winisuda turut menjaga dan melanjutkan hal-hal baik yang telah diraih UKSW setelah resmi menjadi alumni. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab alumni dalam menjaga nama baik universitas serta berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan.“Teman-teman mahasiswa dan para wisudawan, setelah saya melepas Saudara menjadi alumni, Saudara memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melanjutkan hal-hal baik yang telah diraih,” pesan Rektor Intiyas.
Rektor Intiyas juga menyampaikan bahwa berdasar data tracer study 2025, dari lulusan UKSW yang sudah bekerja, 81,8 persen mendapatkan pekerjaannya di bawah enam bulan. Ia turut memperkenalkan UKSW sebagai “Kampus Indonesia Mini yang toleran” serta menyampaikan pencapaian universitas, termasuk peringkat 601–800 dunia dalam Times Higher Education Impact Rankings.

BNI Dukung Pengembangan Kampus dan Pelestarian Budaya
Wisuda Periode IV Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan BNI. Dalam rangka mendukung Dies Natalis ke-70 UKSW, BNI memberikan tiga bentuk dukungan, yakni fasilitas BNI Banking Cafe untuk menunjang aktivitas civitas academica, hibah perangkat gamelan bagi kelompok karawitan UKSW sebagai dukungan terhadap pelestarian budaya Indonesia, serta peluang kerja bagi lulusan UKSW.
Regional Chief Executive Officer (RCEO) BNI Wilayah 05, Mesak Rony Ginting, S.M., MBA, menyampaikan bahwa kemitraan BNI dan UKSW telah terjalin selama lebih dari 19 tahun. Selain memperkuat dukungan terhadap aktivitas kampus dan pelestarian budaya, BNI membuka kesempatan rekrutmen bagi para winisuda hingga minggu kedua November 2026. Kolaborasi ini diharapkan terus memberikan manfaat bagi kedua institusi sekaligus mendukung kesiapan lulusan UKSW memasuki dunia profesional.
Wisuda kali ini terasa berbeda dengan adanya prosesi cap jari pada mural sebagai bagian dari rangkaian menyongsong Dies Natalis ke-70 UKSW. Prosesi ini melibatkan Rektor UKSW, perwakilan lulusan jenjang S1, S2, dan S3, serta perwakilan orang tua winisuda, dengan dipandu oleh Pendeta Dr. Ferry Nahusona, M.Si. Mural tersebut akan terus diperpanjang dalam setiap ibadah Senin dengan target menghimpun 7.000 cap jari sebagai simbol identitas, kontribusi, harapan, dan doa bagi perjalanan UKSW menuju usia ke-70 tahun.

Pemerintah Kota Salatiga Apresiasi Kontribusi UKSW
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin yang hadir mewakili Wali Kota Salatiga, turut menyampaikan selamat kepada seluruh winisuda sekaligus mengapresiasi peran UKSW dalam merawat keberagaman dan kontribusinya bagi masyarakat, termasuk dalam menggerakkan perekonomian warga sekitar kampus. Ia berpesan agar para lulusan terus membawa nilai toleransi, kompetensi, kepedulian, dan integritas dalam berkarya.
“Di mana pun Saudara berkarya, bawalah semangat UKSW dan Kota Salatiga yang sama-sama menjunjung tinggi toleransi,” pesannya. Nina juga mengingatkan para winisuda untuk menghargai dukungan keluarga yang telah menyertai perjalanan pendidikan mereka.
Turut hadir Ketua dan Bendahara Pengurus YPTKSW, Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, perwakilan Pengurus Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), serta Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Kehadiran para tamu undangan tersebut turut menjadi bagian dari dukungan berbagai lembaga dan organisasi terhadap UKSW dalam merayakan pencapaian akademik para winisuda.
Peraih Indeks Prestasi Tertinggi
Wisuda Periode IV Tahun 2026 turut menjadi momen apresiasi bagi para lulusan dengan capaian akademik membanggakan. Pada jenjang sarjana, Ruth Amadea Santosa, S.E., dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. Sementara itu, Loverdi Hariono Sinaga, S.Si.-Teol., dari Program Studi Ilmu Teologi Fakultas Teologi meraih IPK 3,97.
Pada jenjang magister, lima lulusan meraih IPK sempurna 4,00, yaitu Victoria Agatha, M.Si.D., dari Program Studi Sains Data Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Boya Rambu Padu Djabu, M.M., dan Kaci Selfina Fangdidae, M.M., dari Program Studi Magister Manajemen FEB. Capaian akademik lainnya diraih Benaya Revelino M. Yohanes AY, M.Si., dari Program Studi Magister Sosiologi Agama Fakultas Teologi dengan IPK 3,96. Pada jenjang doktor, Rini Kartika Hudiono dari Program Doktor Studi Pembangunan Fakultas Interdisiplin berhasil meraih IPK sempurna 4,00.

Wisuda Periode IV Tahun 2026 kembali menegaskan komitmen UKSW dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) SDGs ke-4 tentang pendidikan berkualitas, SDGs ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan, serta semangat yang mendukung Asta Cita ke-4 dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dan kini memiliki 15 fakultas serta 65 program studi pada jenjang D3 hingga S3. Dengan julukan “Kampus Indonesia Mini”, UKSW menjadi ruang bagi keberagaman mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk bertumbuh bersama. Berlandaskan nilai kasih, toleransi, dan semangat Creative Minority, UKSW terus mendorong sivitas akademika dan para alumninya untuk menjadi agen perubahan yang menghadirkan dampak positif bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW! (Chan/Upk_TimKomblik/foto:DivpromKomblik)