Dari Pemenang Mandaya Award 2025, UKSW Berbagi Praktik Baik kepada Perguruan Tinggi

Pengalaman Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) sebagai Terbaik 1 Nasional Mandaya Award 2025 kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) membawa kampus ini mendapat kesempatan untuk berbagi kepada perguruan tinggi lainnya dalam acara Sosialisasi Mandaya Awards 2026. Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami hadir sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia secara daring, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Profesor Dr. rer.nat. Abdul Haris, M.Sc., Ketua Forum Rektor Indonesia Profesor Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si., dan Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Nasional Indonesia Profesor Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T. Kesempatan tersebut menjadi ruang bagi UKSW untuk membagikan pengalaman dalam mengembangkan pengabdian masyarakat yang dilakukan secara konsisten, persisten, dan berkelanjutan.

UKSW Bagikan Praktik Pengabdian Berkelanjutan

Rektor Intiyas menyampaikan, sebagai Kampus Indonesia Mini, UKSW memiliki mahasiswa dan civitas academica dari berbagai daerah di Indonesia. Kekuatan tersebut didukung 15 fakultas, 65 program studi, dan 32 guru besar yang dikolaborasikan melalui konsorsium lintas fakultas. UKSW mengembangkan pendekatan yang disebut “pengabdian masyarakat yang melayani”, salah satunya melalui Living Laboratory di sejumlah wilayah sekitar kampus.

“Kalau berbicara tentang keberlanjutan, saya sepakat bahwa pemberdayaan masyarakat, pengabdian masyarakat, dan pelayanan kuncinya adalah konsisten, persisten, dan berkelanjutan,” ujar Rektor Intiyas.

Salah satu praktiknya dilakukan di Kampung Pancuran melalui pengembangan kebun dengan teknologi smart farming anti stunting untuk mendukung penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak yang mengalami stunting. Bersama Pemerintah Kota Salatiga, UKSW mendampingi 20 anak dengan melibatkan dosen, mahasiswa, serta ibu-ibu PKK.

Dari Pemenang Mandaya Award 2025, UKSW Berbagi Praktik Baik kepada Perguruan Tinggi

Program tersebut dilakukan secara multidisiplin dengan melibatkan Fakultas Pertanian dan Bisnis, Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Fakultas Psikologi serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi. Hal ini dilakukan karena penyelesaian stunting tidak hanya dengan memberikan makanan bergizi, tetapi juga edukasi dan kesadaran keluarga serta masyarakat.

Pengalaman lainnya diwujudkan melalui program Desa Perdamaian yang dikembangkan UKSW melalui pelatihan manajemen pariwisata, peace education, pelibatan karang taruna, serta pembangunan infrastruktur pendukung. Pendampingan dilakukan selama tiga tahun pada 2020–2022 yang pada akhirnya juga turut melibatkan perguruan tinggi lainnya. Pengalaman tersebut kemudian direplikasi di Desa Bajo, Kabupaten Blora.

“Tidak harus kita yang mendominasi dan menjalankan seluruh program. Kita bisa mengawali dan kemudian mengajak pihak lain untuk bermitra,” jelasnya.

Menurut Rektor Intiyas, penghargaan bukanlah tujuan utama dari berbagai program tersebut. Rekognisi merupakan implikasi dari proses pengabdian yang dilakukan dengan baik dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar menyelesaikan tugas supaya mendapatkan penghargaan. Ini adalah tanggung jawab yang terus melekat pada diri kita masing-masing,” tegasnya.

Mandaya Awards 2026 Perkuat Peran Perguruan Tinggi

Profesor Abdul  Haris menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjawab persoalan kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pembangunan melalui Tridharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, Mandaya Award 2026 menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengingat agar perguruan tinggi terus menghadirkan solusi bagi masyarakat. Tahun ini, perguruan tinggi menjadi salah satu dari lima kelompok penerima apresiasi dengan semangat “Celebrating Impact, Inspiring Replication.” Komitmen tersebut sejalan dengan deklarasi 4.000 perguruan tinggi untuk bersama-sama mendampingi pengembangan 40.000 desa pada periode 2026–2029.

Sementara itu, Ketua Forum Rektor Indonesia Profesor Dr. Garuda Wiko menyampaikan bahwa semangat Mandaya Awards 2026 selaras dengan arah Diktisaintek Berdampak. Perguruan tinggi didorong tidak hanya menjalankan Tridharma, tetapi memastikan riset, inovasi, dan pengabdian menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Senada, Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Nasional Indonesia Profesor Dr. Ir. Eduart Wolok menilai Mandaya Awards menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Ia menyatakan dukungan Majelis Rektor bersama Forum Rektor Indonesia terhadap penguatan kolaborasi tersebut agar memberikan dampak langsung, termasuk dalam upaya menekan kemiskinan dan meningkatkan kapasitas masyarakat.

Dari Pemenang Mandaya Award 2025, UKSW Berbagi Praktik Baik kepada Perguruan Tinggi

Keterlibatan UKSW dalam sosialisasi Mandaya Award menjadi bentuk komitmen mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) terutama SDGs ke-2 yaitu tanpa kelaparan, SDGs ke-3 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera, SDGs ke-4 yaitu pendidikan berkualitas, SDGs ke-16 yaitu perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, dan SDGs ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan. Hal ini juga sejalan dengan ASTA CITA ke-2 yaitu memajukan sistem pertahanan dan keamanan negara serta mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru, dan ke-4 yaitu memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, olahraga, kesetaraan gender.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.  Salam Satu Hati UKSW! (Upk

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp
PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com